Psikoanalisa, Behavior, Humanistik, dan Kognitif dalam Psikologi Abnormal
Kali ini saya akan merivew tentang Psikologi Abnormal dalam presepektif Psikoanalisa, Behavior, Humanistik, dan Kognitif. pertama-tama mari kita bahas yang presepktif dalam Psikoanalisa terlebih dulu.
PSIKOANALISA:
Dalam psikoanalisa ada ID EGO dan SUPEREGO, jika ego individu masih bisa mempertahankan keseimbangan antara id dan superego maka individu itu masih bisa terbilang normal, lalu bagaimana jika abnormal? individu dibilang abnormal jika ego atau superego itu terlalu menonjol dan meguasainya. karena sesungguhnya semua yang terlalu berlebihan itu tidak baik dan dianggap melenceng dalam norma-norma kehidupan.
BEHAVIOR :
Menurut Skinner sendiri tingkah laku abnormal berkembang dengan prinsip yang sama dengan perkembangan tingkah laku normal. Karena itu menurutnya tingkah laku abnormal dapat diganti dengan tingkah laku normal dengan cara sederhana yaitu memanipulasi lingkungan. Teori Skinner sendiri juga tertuju pada tahap pembelajaran jadi perilaku abnormal adalah tahap pembelajran yang gagal.
HUMANISTIK:
Menurut Rogres pada dasarnya baik dan rogres punya prinsip yang dimana semua manusia itu unik
Manusia juga pasti tidak bisa selalu sehat secara psikologis karena ada beberapa faktor yang menyebabkan itu terjadi. Maslow juga berpendapat jika manusia tidak dapat memenuhi kehidupannya maka dia akan mengalami gangguan jiwa.
KOGNITIF:
Menurut Albert Elliss Abnormalitas terjadi karena adanya penimbunan keyakinan-keyakinan irasional yang berpengaruh pada masa kanak-kanak. Untuk memahami perilaku itu normal atau tidak maka harus mengetahui pikiran - termasuk bagaimana orang melihat diri mereka sendiri dan dunia sekitar mereka. sedangkan Perilaku abnormal disebabkan oleh proses berpikir yang salah.

0 komentar:
Posting Komentar